Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP INSA, Faty Khusumo, bersama Nova Y. Mugijanto, menghadiri pertemuan dengan Cyprus Embassy dan sejumlah pemangku kepentingan yang digelar secara virtual (27/7/2025). Pertemuan ini membahas potensi kerja sama antara Indonesia dan Cyprus, khususnya di sektor pelayaran, sekaligus menjajaki peluang baru bagi Indonesia untuk memasuki pasar Eropa.
Dalam kesempatan tersebut, Faty Khusumo memperkenalkan INSA sebagai organisasi yang menaungi perusahaan-perusahaan pelayaran nasional dan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan serta inovasi di sektor maritim Indonesia. Ia menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pelayaran, logistik maritim, dan jasa pendukung lainnya.
“Kami melihat Cyprus sebagai mitra strategis di kawasan Eropa. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membuka jalur kolaborasi yang lebih luas, baik dalam hal pertukaran pengetahuan, investasi, maupun peningkatan kapasitas pelaku industri pelayaran nasional,” ujar Faty Khusumo.
Diskusi fokus pada peluang investasi, pengembangan SDM maritim, serta penerapan teknologi digital dalam industri pelayaran. Para peserta juga menyoroti pentingnya peningkatan konektivitas global, efisiensi rantai logistik, dan adopsi teknologi hijau (green shipping) sebagai langkah menuju industri maritim yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Forum ini juga menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai tantangan global yang tengah dihadapi sektor pelayaran, mulai dari fluktuasi biaya logistik, regulasi lingkungan internasional, hingga transformasi digital di bidang maritim. Melalui pertemuan ini, DPP INSA berharap dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pelayaran global, sekaligus mendorong kolaborasi internasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi biru (blue economy) yang inklusif dan berkelanjutan.

COMMENTS ARE OFF THIS POST