Ketua Umum DPP INSA, Carmelita Hartoto, bersama jajarannya melakukan pertemuan dengan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, yang dipimpin oleh Budi Mantoro, M.Si., selaku Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, di Kantor DPP INSA (30/9/2025), membahas berbagai isu dan kebijakan terkini di sektor pelayaran nasional.
Fokus utama diskusi mencakup peningkatan efisiensi layanan transportasi laut, keselamatan pelayaran, sinkronisasi kebijakan operasional kapal, serta penguatan armada nasional di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi maritim dunia.
Selain itu, kedua pihak juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri, agar regulasi yang diterapkan dapat memberikan kepastian hukum, efisiensi biaya logistik, serta peningkatan daya saing bagi pelaku usaha pelayaran nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Budi Mantoro, menyampaikan apresiasi kepada INSA atas dukungan aktifnya dalam berbagai program dan kebijakan Kementerian Perhubungan.
Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha seperti INSA sangat penting dalam memberikan masukan langsung dari lapangan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih aplikatif, tepat sasaran, dan mendukung pertumbuhan ekonomi maritim nasional.
Pertemuan antara DPP INSA dan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut ini menegaskan semangat kolaborasi yang kuat antara regulator dan pelaku usaha, guna menciptakan sektor pelayaran nasional yang tangguh, modern, dan berdaya saing tinggi di tingkat internasional.
“Melalui komunikasi yang terbuka dan sinergi yang berkelanjutan, kita dapat bersama-sama menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif dan implementatif, demi kemajuan industri pelayaran nasional dan tercapainya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” tutup Carmelita Hartoto.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, INSA akan terus berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola transportasi laut nasional, sekaligus mewujudkan masa depan maritim Indonesia yang aman, efisien, hijau, dan berdaya saing global.

COMMENTS ARE OFF THIS POST