Category: Galeri
Galeri, Keluarga INSA, Ulasan Berita

Partisipasi INSA di FGD Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Jakarta, INSA - Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Design Kapal Feeder untuk Mendukung Pelayanan Tol Laut di Wilayah Maluku Utara" pada 22 November 2017, di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mendapat masukan terkait sarana angkutan laut feeder yang optimal dan sesuai dengan kebijakan tol laut. Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum I Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Witono Suprapto menjadi salah pembicara mewakili Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA. Topik yang dibahas oleh INSA adalah mengenai Kondisi, Masalah, dan Harapan dalam Angkutan Feeder untuk Pengembangan Tol Laut.(*)abc
Galeri, Headlines

Foto Partisipasi INSA di Pameran Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017 di JCC Senayan

[gallery ids="8212,8213,8214,8215,8216,8217,8218,8219,8220,8221,8222,8223,8224,8225,8226,8227,8228,8229,8230,8231,8232,8233,8234,8235,8236,8238,8240,8242,8243,8250,8251,8252,8253,8254,8255,8258,8259,8260,8261,8262,8263,8264,8265,8266,8267,8268,8269,8270,8271,8272,8273,8274,8275,8276,8277,8278,8279,8280,8281,8282,8283,8284,8285,8286,8287,8288,8289,8290,8291,8292,8293,8294,8295,8296,8297,8298,8299,8300,8301,8302,8303,8304,8305,8306,8307,8308,8309,8310"]abc
Galeri, Headlines

Pertemuan INSA dengan Delegasi Yunani

  Jakarta, INSA - Pada 17 Oktober 2017, delegasi maritim dari Yunani menyambangi Kantor Sekretariat Indonesian National Shipowners' Association (INSA), Jl. Tanah Abang III No. 10, Jakarta Pusat. Pertemuan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan teknologi industri maritim di Yunani dan menjajaki peluang kerja sama bisnis dengan perusahaan-perusahaan industri maritim di Indonesia. Sebagai satu-satunya asosiasi perusahaan pelayaran nasional di Indonesia, INSA menjadi suatu wadah yang tepat untuk bertukar informasi mengenai  industri maritim di masing-masing negara, baik Yunani maupun Indonesia. Kedatangan delegasi maritim dari Yunani merupakan program dari EIBN yang bekerjasama dengan Kedutaan Besar yunani. EIBN adalah EIBN adalah program kemitraan antara lima Kamar Dagang Industri bilateral Eropa di Indonesia (EKONID, IFCCI, INA, Britcham, EuroCham) dan dua di Eropa (EUROCHAMBRES dan CCI Barcelona). Tujuan utama dari EIBN adalah untuk meningkatkan peluang bisnis bagi perusahaan-perusahaan Eropa dan untuk mempromosikan pasar Indonesia di Uni Eropa sebagai tujuan potensial untuk perdagangan dan investasi. Pada pertemuan tersebut INSA diwakili oleh Bendahara Umum INSA Nova Y. Mugijanto, dan Wakil Ketua Umum III INSA Darmansyah Tanamas. (*)abc
Event, Galeri, Headlines

Partisipasi INSA di Pameran Transportasi dan Infrastruktur Indonesia 2017

Jakarta, INSA - Partisipasi Indonesian National Shipowners' Association (INSA) dalam acara Pameran Transportasi dan Infrastruktur Indonesia 2017, yang dilaksanakan pada 27-28 September 2017, di SMESCO Convention Center, Jakarta. Usai membuka acara, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Perhubungan yang mewakili Menteri Perhubungan RI, Prasetyo Boedi Tjahjono; Anggota DPR RI dari Partai Gerinda, Bambang Haryo; dan Ketua Umum Sarasehan Transportasi & Infrastruktur Indonesia 2017, Suroyo Alimoeso yang didampangi pengurus INSA berkunjung ke Stand INSA. Pameran Transportasi & Infrastruktur yang keempat kalinya ini mengusung tema “Merangkai  Infrastruktur & Transportasi  Nusantara Dalam Mendukung Sektor Pariwisata Nasional”.  Para peserta berasal dari berbagai subsektor transportasi nasional baik darat, laut, udara, maupun kereta api, serta dari para pelaku di bidang pembangunan infrastruktur nasional dan pariwisata nasional.(*) abc
Galeri, Headlines

Menhub Kunjungi Stand INSA di Acara Asia Europe Meeting

Jakarta, INSA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan menawarkan 12 proyek strategis dalam pertemuan bilateral dengan 9 negara di sela-sela Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-4 yang diselenggarakan pada tanggal 26 – 28 September 2017. Kesembilan negara tersebut adalah Jepang, RRT, Polandia, Hongaria, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dan Singapura. "Saya akan menawarkan investasi dalam pertemuan bilateral nanti. Proyek yang ditawarkan adalah Makassar New Port, Product terminal 1 dan 2 Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Kijing, Pelabuhan Sorong (Papua Barat), Kanal Cikarang-Bekasi-Laut (CBL), Pelabuhan Tanjung Carat, Bandara Kualanamu, Bandara Internasional Lombok, Kereta Api Makassar-ParePare, Light Rapid Transit (LRT) Bandung, dan Trem Surabaya," jelas Menhub Budi. Dalam skala khusus Menhub akan bertemu dengan perwakilan dari Jepang untuk membahas beberapa proyek transportasi yang sedang berjalan ataupun dalam tahap perencanaan. "Nanti dengan Jepang saya akan membahas perkembangan Pelabuhan Patimban, perkembangan Mass Rapid Transit (MRT), perkembangan Light Rapid Transit (LRT) dan High Speed Train Jakarta – Surabaya," ujar Menhub Budi. Adapun dengan Filipina, Menhub akan membahas vokasi/training pelaut Indonesia dan tindak lanjut Roro rute Bitung, Indonesia - Davao, Filipina. "Seperti kita ketahui kualitas pelaut-pelaut Filipina sangat bagus, untuk itu akan sangat baik sekali bila pelaut Indonesia mendapatkan pelatihan dengan negara Filipina. Sedangkan untuk Roro Bitung - Davao akan kita samakan persepsi agar rute tersebut dapat berlayar dengan terjadwal," ucapnya. Untuk negara Tiongkok akan dibahas perkembangan proyek infrastruktur transportasi yang melibatkan Tiongkok hasil dari One Belt One Road (OBOR) yaitu infrastruktur di Sumatera Utara, Kalimantan dan Sulawesi Utara. Sedangkan dengan beberapa negara lainnya akan dibahas isu Intelegent Tansport System dengan negara Korea, isu Non-Convention Vessel Standard (NCVS) dengan negara Malaysia, kerjasama transportasi udara dan laut dengan Singapura dan menawarkan proyek-proyek strategis transportasi dengan Hongaria dan Polandia. Sementara itu, Ketua Umum Carmelita Hartoto mengatakan, acara ini merupakan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengetahui peluang usaha dan peraturan di negara lain. "Melalui acara ini mereka bisa melihat berbagai potensi di Indonesia dan kita juga mengetahui peluang kita," kata Carmelita. Usai membuka acara,  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Pengurus Pusat INSA mengunjungi stand INSA di acara Asia Europe Meeting Transport Minister’s Meeting (ASEM TMM) ke-4 di Bali.(*)  abc
Galeri

INSA Dukung Pemerintah Promo Pemanduan Selat Malaka dan Pelabuhan Kuala Tanjung

Jakarta, INSA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama pengusaha pelayaran Indonesia dan Singapura mengadakan pertemuan di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Singapura. Agenda pertemuan tersebut adalah mempromosikan pemanduan di Selat Malaka kepada pelayaran dan operator pelabuhan di Singapura. Pada pertemuan tersebut Indonesian National Shipowners' Association (INSA) menjadi perwakilan dari perusahaan pelayaran Indonesia. Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan, pemanduan di Selat Malaka merupakan satu upaya maju dari pemerintah untuk menunjukkan bahwa Indonesia mampu melayani kegiatan pemanduan di Selat Malaka. Atas kemampuan itu maka, sambung Carmelita, INSA yang menjadi assosiasi pelayaran Indonesia mendukung dengan mengarahkan pelayaran nasional anggota INSA supaya kapal-kapal yang melintasi kawasan tersebut memanfaatkan jasa pemanduan Indonesia. "Pertemuan ini juga membuka peluang bagi pelayaran Indonesia dan Singapura untuk menjalin kerja sama di sektor maritim," kata Carmelita. INSA juga mendukung upaya Kementerian Perhubungan yang menjadikan Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi hub internasional. Diharapkan upaya-upaya tersebut dapat meningkatkan daya saing industri maritim Indonesia. Seperti diketahui, pemanduan Selat Malaka dan Selat Singapura telah di-launching pada tanggal 10 April 2017 di Batam. Jasa pemanduan yang disediakan oleh Pelindo 1 adalah Iyu Kecil - Nongsa (70 NM), Horsburgh - One Fanthom Bank (260 NM), Horsburgh - Dumai (220 NM), Horsburgh - Pulau Berhala (425 NM), Horsburgh - Lhokseumawe (540 NM), Horsburgh - Pulau Sabang (680 NM) dan sebaliknya. Selain itu, INSA juga diundang menghadiri acara Singapore Navy's 50th International Maritime Review 2017 yang dihadiri oleh 25 negara dan masing-masing negara berkesempatan membawa kapal-kapal perangnya untuk meriahkan acara tersebut.(*)

Pertemuan Menhub Budi Karya Sumadi dengan pengusaha pelayaran Indonesia dan Singapore di Kedubes RI untuk Singapore mempromosikan pemanduan Selat Malaka dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

(ki-ka) Sekretaris Umum INSA Budhi Halim, Dirjen Hubla A. Tonny Budiono, Dubes RI untuk Singapore I Gede Ngurah Swajaya, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, Wakil Ketua Umum II INSA Darmadi Go, Dewan Penasehat INSA Theo Lekatompessy.

 (ki-ka) Sekretaris Umum INSA Budhi Halim, Sekjen ASA Kwang-Ho (Harry) SHIN, MASA Chairman Datuk Ir Nordin Mat Yusoff, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto, SSA Executive Director Michael Phoon di acara Singapore Navy's 50th International Maritime Review 2

abc
insa logo INSA - Indonesian National Shipowners' Association
Jalan Taman Tanah Abang III No.10 RT.3/RW.3 Petojo Selatan
Jakarta
DKI Jakarta 10160
Phone: (021) 3850993 Maps. Exterior insa info 0
Arahan menuju lokasi INSA